air putih

Baru kemarin tiba-tiba saya peduli dengan kesehatan saya, yang kian hari kian menurun, seringkali anemia saya kumat, padahal mamah sering mewanti wanti saya, “jaga kesehatan” apalagi abah, beliau lebih gencar menasehati putrinya yang bandel ini, hahaha

https://id.pinterest.com/pin/403564816595188570/

“yang tau tubuh ya kamu, yang jaga ya kamu,” ah jadi baper pengin pulang, hehe. Tubuh saya dari kecil memang paling kecil diantara 7 saudara saya lain, sampai abah saya bilang kalau saya ini anak mahal .. haha ya gitu gegara sering sakit,

Dan kemarin, lihat teman saya stiap pagi dia pasti pergi ke toko buat beli air putih atau air mineral, saya tanya kenapa? “hehe… iya lagi belajar suka air putih, minimal di kampus saya minumnya air putih, belajar jaga kesehatan juga”

Sek!!, kok saya ngerasa tersindir. Di kepala berputar banyak pertanyaan “lah kamu kemana ajah, katanya mau jaga kesehatan?”. Malah saya dengan nggak tau diri, dan nggak ttau bersyukurnya, malah setiap hari kosisten beli teh poci depan kampus, hampir setiap hari saya nggak pernah minum air putih. Masya allah , padahal menjaga kesehatan kan sama saja dengan bentuk rasa syukur .

Semenjak itu, saya perlahan mulai berhenti membeli teh poci, tpi bukan berarti saya langsung berhenti total,saya membuat peraturan sendiri. 2 hari sekali saya mulai mengurangi konsumsi teh poci dengan segala minuman yang berwarna. Oke, saya memulai nya pelan-pelan.

Nah baru dipondok, saya melarang diri saya sendiri. Melarang keras untuk minum segala macam bentuk es, saya baca artikel, dan ternyata hampir mayoritas remaja sering dehidrasi karna jarang minum air putih. padahal asupan mineral sangat penting bagi konsentrasi belajar apalagi saya.

jadi tunggu apalagi, buru banyakin minum…. hahaha

Iklan

millenial

kemarin baru ikut seminar tentang “milleial & money”, tetang generasi millenial, siapa? ya kita.. haha

ih si jumi tumben ikut seminar? haha.. lagi tobat.

sebenarnya kemarin saya memang nggak ada niatan sama sekali buat ikuut seminar, tiba-tiba si alya dikelas bilang “ayo, sekelas ikut seminar ya”. hening nggak ada sahuutan dari anak-anak, termasuk saya, hihi

“tenang, seminarnya GRATIS kok!” lanjt si alya yang melihat tampangg anak kelas, seolah malas ikt semnar, eeeh…. denger kata gratisan ajah, muka seketika cerah, haha.. termasuk saya nih, maklum kantong mahasiswi,

waktu masuk dalam seminar, entah kenapa tiba-tiba antusias saya bertambah berkali-kali lipat.. haha jiahh efek apanih? pas om narasumber mulai ngjelasin materi, main semangat pas tau ternyata materi tentang cara mengatur dengan baik dan benar, pas buat saya yang termasuk boros.

om rendra, beliau adalah pembicaranya, dengan pembawaan yang asyik dan seru buat ruangan seringkali riuh, om rendra dengan semangat memberikat tips agar kita (para bocah millenial) yang menurut observasi lebih sering menscroll layar hp, atau medsosan dari pada membaca bku, dan lebih ska menghabiskan uang, daripada menginvestasikannya.

nah menrut om rendra aga kita lebih mawas diri

ada 2 points for your future

  1. know the power
  2. control the power

yang pertama kita harus tau apa sih kelebihan yang ada di dalam diri kita, setelah itu baru dikembangkan. menurut om rendra “tidak perlu perfect dalam semua hal, tapi cukup satu perfect yag bisa menerobos segala hal”

yang kedua kita hanya perlu mengontrol kelebihan itu tadi.

nah kita termasuk kedalam generasi mana sih?

sekarang sudah tau kan apa generasimu??

banyak sekali perbedaan antara generasi millenial yang cenderung menyukai segala hal yang berbau instan, dan sangat hoby menghambur hambur uang, bener nggak?? itu saya bgt.. hehe. karna life style yang menuntut.

awalnya saya juga tidak mempunyai konsep, nah buat kita agar bisa terkontrol pengeluaran dan income,

  1. harus bisa membedakan need dan wants
  2. menabung untuk yang urgent
  3. berinvestasi

harus bisa mana kebutuhan dan mana keinginan, misalnya ngiikutin trend, dengan nongkrong di kafe padahal hanya mensrcoll layar atau sekedar ngikutin trend, eehh.. menghabiskan 25000 buat seecangkir kopi, yahhh… kalau cuma pengen ngopi, beli di warung yang satu sachetnya seharga 3000, wahhhh perbandingannya jauuuh…

menabung untuk yang penting, yang berhubungan dengan kebutuhan.

hmmm.. investasi, bisa lewat deposito, emas (gadai), atau saham

harus berfikir satu taun kedepan sudah menyiapkan apa?

ini ada concept dari om rendra tentang mengatur uang dengan baik.

simple financial concept dengan hutang

  • need : 50%
  • deb :30%
  • want : 10 %
  • sefing : 10 %
  • invest : 0

tanpa hutang

  • need : 50 %
  • want : 20%
  • sefing : 20 %
  • invest : 10%

mulai setelah seminar, saya mulai menerapkan dalam keuangan miinim, dan kebutuhan dan keinginan yang bejibun..

ayo kamu kapan mulai????

mimpi converse…

hmmmmm…. lazimnya para perempuan remaja lebih menyukai hal hal yang lucu2, termasuk saya, tapi entah kenapa, dari smp saya kenal converse nggak pernah ada bosennya, apalagi dulu waktu smp…. cuman bisa ngayal sama mbatin “kapan aku beli converse”..

makanya kemaren pertama kali kuliah, dapet hadiah sepatu putih converse, beuhhhhhhhhhhhhhhh…. bahagianya nggak kepalang, udah berapa taun mimpi pengen make converse, sikaki sampe keseneengan….

dan sekarang pun saya sulit sekali lepas dari converse atuo kets karna ya itu terlalu nyaman, bahkan seringkali saya memakai nya di acara kelulusan ato dalam dunia pesanteren sering disebut dengan khataman, banyak sekali dari teman teman saya mengolok-olok, terheran heran dengan saya karna saya memadukan gamis dengan sepatu kets, ah saya waktu ittu cuek, bahkan lebih tidak peduli dengan omongan orang, because that my style…

yang menjadi prinsip saya adalah nyaman…

jadi apa sepatu favorit kamu?????