sesal

Sudah berapa hari di rumah? Bukan, sudah berapa bulan?

Ada yang janggal. Setiap aku terbangun dari tidur. Rasa penyesalan yang tak bisa merubah diri. Bukan, merubah kebiasaan yang kian mendarah daging.

“selama di rumah kamu ngapain zumi?”

Pertanyaan yang sedikit menohok. Melihat aktivitas ku yang konsisten di atas Kasur dan menscroll ponsel. Ditambah kebutuhan yang lain seperti makan, minum, tidur dan mandi. Terkutuklah aku. Aku menghela nafas. Aku ingin berubah seperti power ranger. Namun, yang ada malah tubuhku terasa  seperti zombie.itu hanya sebatas keinginan. Nyatanya, aku masih teronggok di atas Kasur.

Jangan bertanya reaksi kedua orang tua ku. Terutama ummiku. Tapi semua celoteh ummi, seolah hanya angin berhembus yang numpang lewat. Entah aku yang dungu. Atau tak mau melihat realiata.

Semenjak masa pandemic. Abah menyibukkan diri di kebun. Ummi hanya di rumah. Seperti ibu-ibu biasanya. Kakakku menjaga toko. Aku dan adik laki-laki mendengkur di atas Kasur. Betapa tidak tau dirinya kami.

Aku mulai menyadari betapa waktuku terbuang sia-sia. Setelah ikut membantu abah di kebun. Tidak sampai 2 jam dikebun. Aku mengeluh dalam hati. Capek, itu yang  aku rasakan. Aku melirik kea rah abah, yang tengah memotong serai yang hendak di liar. Kulitnya menghitam, peluh membasahi dahinya. Hatiku tersentil. “kemana saja kamu selama ini?”

Sisi sentimentalku mulai tercabik. Melihat kondisi abah. Sesal ini, kian menyesakkan. Abah termasuk berkulit putih bersih untuk ukuran laki-laki. Kini, kulitnya menghitam.

Sempat aku mencuri dengar percakapan ummik dan abah. “kalau abah tidak menyibukkan diri di kebun, mungkin abah sudah stress, dengan keadaan ekonomi kita”ujar abah.

Mendengar ucapan abah. Aku sulit bernafas. Sesak sekali. Terkutuklah aku.

Setelah itu, aku mulai memperbaiki kebiasaan yang membuat ku lupa diri. Apalagi kalau bukan tidur dan bermain medsos. Setidaknya aku membaca, atau menulis. Melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat. Dan membantu abah di kebun.

Sesal dalam diriku tidak akan hilang. Dia masih ada.

Namun, jika aku hanya merutuki diri. Tanpa ada niatan untuk berubah. Percuma. Niat saja pun tak cukup. Aku harus tegas terhadap diri sendiri. Aku hanya perlu membuka lembaran kosong. Dan belajar untuk tidak menjadi pecundang. Setidaknya bertanggung jawab atas diri ini. Untuk lebih baik.

Jadi, apa yang selama ini kalian lakukan? Jangan seperti aku ya,

musim kawin

Hari apa ini? Tanggal berapa?

Sudah dua hari ini. Rumah mungil yang berisikan  tujuh orang selalu kebisingan dengan suara suara kucing jantan atau di desaku biasa memanggilnya “mandung”. Ini malam kedua. Kucing adikku yang diincar oleh para mandung tetangga. Aku sempat bertanya ke ummiku. Apa chimo (nama kucing kami) sepopuler itu ummik? Ummik hanya mengangkat bahu.

Oke. Chimo ternyata menjadi satu-satunya kucing betina. Dan itu membuat nya menjadi incaran para mandung. Ah tuhan berisik sekali rumahku ini? Bayangkan ada sekitar lima kucing jantan mengeong ngeong seolah bilang “ini aku yang paling tampan di komplek sini”.

Yang sedikit membuatku heran dan gemas sendiri. Chimo hamper seumuran dengan adikku yang menjelang 16 tahun. Apakah untuk ukuran kucing chimo terbilang sudah nenek-nenek? Lalu kenapa para mandung itu mengincar chimo?

Dan yang lebih mengagetkan lagi mereka para mandung dengan setia menunggu chimo di luar rumah. Segitunya pengen ngjak kencan chimo? Heranku. Itu berselang 3 jam. Mereka tidak beranjak sama sekali. Menyebalkan.

Ada yang tau umur kucing sampai berapa tahun? Penasaran tingkat dewa.

“apa aku perlu meminta trik ke chimo buat dapet gebetan?” status kakakku. Majikan nya jomblo berwibawa. Dan chimo. Oke dia sangat popular di kompleks. Ini sedikit menganggu.

Apa ada yang aneh? BTW musim kawin kucing berapa hari ya? Kok nggak kelar kelar?

(REVIEW BUKU) HATI SUHITA

SINOPSIS

Alina suhita, perempuan dari trah darah biru pesantren dengan moyang pelestari ajaran jawa, sejak remaja terikat perjodohan. Ketika hari pernikahan tiba, gus birru suaminya, menumpahkan kekesalan dengan tidak mau menggauli suhita. Tinggal dalam satu kamar tapi tempat tidur terpisah sejak malam pertama pernikahan. Tanpa perbincangan apalagi kehangatan, namun bisa bersandiwara sebagai pasangan pengantin mesra ketika di luar.

Alina suhita begitu patuh. Khas tawadhu santri. Baginya, mikul dhuwur mendem jeru menjadi pegangan yang mutlak di terima dan dilakukan tanpa reserve.gejolak Hasrat seorang istri yang disambut penolakan terang-terangan suami, tepat ketika perempuan masa lalu suami muncul menjalin komunikasi layaknya sepasang kekasih, adalah penderitaan yang mengiringi konflik batinnya selama beberapa purnama.

Namun yang tersemat dalam nama suhita, adalah kekuatan tiada bandingan. Suhita menelan semua getir itu sendirian. Merebahkannya di dalam sujud, melantunkannya dalam ayat-ayat Tuhan yang ia hapal seluruhnya, juga tengadah doa di tempat orang-orang suci di semayamkan.

Mustika ampal dan pengabsah wangsa, menjadi ujung dari kisah cinta rumit dan dramatis ini. Bahwa cinta adalah kesediaan total untuk menerima takdir serta melepaskan diri dari segala hal yang berpotensi memusnahkan Bahagia!

Judul buku : hati suhita

Penulis        : khilma anis

Hal               :405

Penerbit      : telaga aksara

ISBN             :978-602-51017-4-8

Alina perempuan yang sedari kecil sudah terikat perjodohan dengan seorang putra tunggal yang bernama gus birru. Bahkan orang tua nya sudah mendoktrin bahwa alina segalanya, cita-citanya, dan tujuan hidupnya, hanya dipersembahkan untuk pesantren al-anwar. Pesantren mertuanya. Bahkan kyai dan bu nyai Hannah mertunya, mengusulkan untuk alina kuliah mengambil jurusan tafsir hadist. Padahal di lubuk hatinya ia menginginkan mengambil jurusan sastra. Semua itu di karenakan putra tunggal nya gus birru, dianggap tidak akan sanggup mengemban estafet kemimpinan pesantren. Karena hal tersebut alina yang yang di gadang-gadangkan akan melanjutkan estafet kemimpinanan di pesantren. Akan tetapi ia mencoba dengan segenap hati menerimanya.

“dimana buku Bertrand russelku?” dia mengernyitkan alis, menginterogasi ku. Aku cepat-cepat mengambil buku sejarah filsafat barat dari meja riasku. Tadinnya buku itu tergeletak terbuka di lengan sofa. Aku takut buku setebal itu menimpa pelipisnya saat ia begitu saja merebahkan kepala di sana. Maka aku membereskannya.

“gak usah mindah-mindah buku yang kubaca,” katanya cukup lantang, tanpa melirikku. Aku tak mungkin menjelaskan kecemasanku kepadanya karena itu sia-sia. Dia begitu dingin, hanya bicara seperlunya walaupun aku ini istrinya. Hal 09

Gus birru adalah seorang aktivis di kampusnya. Ia enggan bahkan terkesan tak peduli dengan pesantren kedua orang tuanya. Ia menjadi seorang aktivis kampus sehingga ia meneriakkan hak asasi, namun ia sendiri terkungkung. Ditambah lagi ada seseorang yang menarik perhatiannya.dia adik kelas di kampusnya. Ia bernama ratna rengganis. Gus tak bisa menghapus bayangan ratna rengganis dari fikirannya.

Lalu bagaimana gus birru dengan Aliana? Apakah alina mempertahankan biduk rumah tangganya? Dengan adanya ratna rengganis yang jua hilang dari gus birru?

Novel ini bergenre romance dan sejarah jawa.dengan berbagai karakter. Ditambah saya sangat menyukai sejarah. Novel ini recommed bgt. Dengan latar belakang pesantren. Awalnya saya sedikit greget dengan sikap alina yang lemah sekali. Ah tapi ia ternyata perempuan idaman.di tambah dengan sikap gus birru yang bikin gemash. Gus kenapa anda dingin sekali??? Huh

Alina mencintai gus birru. Dan gus birru mencintai rengganis. Hingga membuat sosok alina semakin tak terlihat di mata gus birru. Di tengah terpuruk nya alina, aruna selalu menenangkannya. hingga munculah kembali sosok kang dharma yang sempat membuat hati alina menghangat.

Jadi bagaimana kisah mereka? Bagaimana dengan hati alina yang kian melemah? Lalu siapa yang akan melanjutkan estfet kepemimpinan pesantren al-anwar? Apakah alina akan mempertahankan pernikahannya? Akankah ratna rengganis merebut gus birru dari alina? Mau tau ceritanya? Ayo baca dong…

belahan jiwa santri

Tanyakan ke sebagian santri, siapa belahan jiwa mu?? Mereka akan menjawab kompak, pulpen hitech seharga 20.000 rupiah. Untuk kantong santri yang notebene dituntut untuk mandiri mengolah uang dengan baik, dan dengan berbagai kebutuhan yang lain, pulpen dengan harga segitu. Sangat merogoh kocek jika tiba-tiba pulpen hitech hilang. Dengan kalang kabut akan mencari, bukan hanya karna soal harga saja. Karna bagaimana santri akan memaknai kitab jika si pulpen hitech bin mahal plus belahan jiwa hilang.

Suatu hal yang sangat sakral jika santri kehilangan hitech. Ia akan berubah, seolah patah hati. Wajahnya bermuram durja. Kata orang orang sih “muke lu kenapa? Kayak habis ditolak doi” padahal belahan jiwa nya entah kenapa rimbanya. Walhasil si santri dengan pasrah hanya jiping (ngaji kuping).

genggaman-NYA

Gelanggang kehidupan ini selalu membuat lupa diri

Udara yang setiap detik kuhirup tanpa pernah

Sekalipun aku khawatir, kehilangan stoknya

Matahari yang tak pernah bosan menamppakkan wajahnya

Setiap pagi datang, aku pun tak pernah khawatir tak akan menemuinya esok…

Betapa sombong manusia ini, padahal hidupnya berada dalam genggamanNYA

Dengan percaya diri ia membusungkan dada

Bahwa hari esok, dari tahun berikutnya akan ia temui, “iya besok ya…”

Tanpa embel-embel insya allah

Manusia ini selalu melewati lorong yang bernama lupa diri

Dan hilang akal

Ia selalu lupa bahwa ia berada dalam

Genggeman NYA

elegi rindu

rindu tergugu. menerima kenyataan bahwa ia tak bisa memeluk rasa, asa dan cita. untuk terakhir kalinya.

rindu meringkuk memeluk kedua lututnya. diam. perasaannya sudah tak sanggup ia jabarkan lagi. perasaan marah dan rindu bercanpur. rindu tak sanggup lagi menahannya. ia menelungkupkan kepalanya. bulir bening mengalir di kedua pipinya. bayangan ketiga anak rasa, asa, dan cita berlarian di pelupuk mata.

rasa, dengan tingkah lembutnya bak putri di negri dongeng. dan asa yang tak pernah mengenal pupus. ia bagai penjaga keduanya (rasa dan cita). cita, siapa yang tak pernah mengenalnya. tawa lepasnya membuat siapa saja tertular cerianya.

ketiganya bagi kembar tapi bukan. terlihat sama karena sering bersama. tak ada pertalian darah diantara mereka. hubungan ketiganyalah yang membuat mereka sedekat urat nadi. dan mereka adalah belahan jiwa rindu.

rindu berjalan di tepi pantai. bayangan ketiganya berlarian seolah nyata didepannya.

rasa tersenyum anggun.

asa tersenyum jail.

cita tertawa lepas.

ketiganya berlari ke arahnya. membuka tangan mungil mereka. rindu merentangkan tangannya. hendak menerima pelukan mereka. yang ia tangkap hanya angin laut yang berhembus hampa.

rindu tergugu. semua hanya bayangan tampak nyata di pelupuk mata.

menjelang senja

review buku bilik bilik cinta muhammad

Judul buku   : bilik-blik cinta muhammad

Penulis         : dr. Nizar abazhah

Penerbit        : dar al-fikr

ISBN            : 978-602-290-077-1

Sinopsis

Apa yang dilakukan rasululllah sehari-hari dirumah? Bagaimana belum berinteraksi dengan semua istri-istrinya yang memiliki watak dan perilaku yang berbeda? Bagaimana beliau menghadapi sikap-sikap spontan mereka? Apa yang beliau obrolkan dengan istri-istrinya, pelayannya, dan para sahabatnya? Bagaimana beliau menyambut para tamu dan memperlakukan mereka? Seperti apa beliau berhubungan dengan anak-anak, kerabat dan tetangga?

Dan bagaimana ibadah nabi dirumahnya? Bagaimana kehidupan malam manusia teladan ini?

Dalam buku ini dikupas  tentang nabi muhammmad sedari kecil hingga beliau dewasa dan menikah, dan bagaimana keseharian belum bersama istri-istrinya. Bagaimana belum sangat memaklumi sikap cemburu para istrinya. Dengan bahasa yang enak dan lugas.

Cuplikan percakapan yang menarik

  • Aisyah berkata “wahai rasulullah, jika engkau turun ke sebuah lembah, disitu ada dua pohon, yang satu sudah dimakan ternak, yang satu lagi tidak, lalu dipohon mana untamu akan engkau gembalakan?”

“dipohon yang tidak digembalai ternak” jawab nabi

“akulah itu” tegas aisyah (hal 98)

  • Abu musa al-asyari berkata “tidak ada satu pun perkara yang sangat sulit bagi kami selaku sahabat nabi, kecuali ada jawabannya setelah kami tanyakan kepada aisyah” (hal 107)

Banyak buku yang menceritakan tentang kehidupan rasulullah. Buku ini sangat recomended untuk kalangan orang yang tengah memasuki rumah tangga, agar mentauladani rumah tangga beliau. Bagus untuk semua kalangan, bagaimana cara rasulullah mendidik istri beserta anak-anak beliau.

jadi kapan kalian mulai membaca?

[Review Buku] the great of two umars

Judul buku : the great of two umars

Penerbit : penerbit zaman

Penulis : fuad abdurrahman

Jumlah hal : 315

Tahun terbit : 2013 cetakan I

Sinopsis

Umar ibn al-khattab adalah jawaban doa rasulullah. Rasulullah pernah memohon, “ ya allah, muliakanlah islam dengan salah satu dua umar : amr bin hisyam ( abu jahal ) dan umar al-khattab”. Rasulullah sangat menginginkan wibawa dan pengaruh kedua orang itu untuk perkembangan islam. Allah memilih umar ibn al-khattab. Dan benar saja, umar adalah orang yang mendorong rasulullah dan umat islam tak perlu sembunyi-sembunyi mengerjakan shalat, ia menantang siapa pun yang berani menghalangi. Umar menjadi salah satu penakluk terhebat dalam sejarah dunia. Islam berkembang pesat pada masanya dan menjadi negara adikuasa yang menaklukkan imperium persia dan bizantium.

Konon, umar bermimpi. Ia terbangun. “ siapakah orang bani umayah dalam mimpiku? Salah satu keturunan umar, yang memiliki nama umar, dan akan menjadi pemimpin dengan karakter umar.” Umar memimpikan itu pada umur empat puluh tahun sebelum sosok dalam mimpi itu lahir. Dialah umar ibn abdul aziz sang cicit.

Para sejarrawan menyebut umar al khattab sebagai umar I dan umar ibn abdul aziz sebagai umar II. Penomoran semacam itu bukan semata keduanya sama-sama bernama umar dan sama-sama menjadi khalifah. Lebih daripada itu, umar ibn abdul aziz berhasil mereformasi dan menata pemerintahan serta mengeluarkan kebijakan yang adil dan merakyat. Ia terinspirasi umar ibn al-khattab. Ia ingin menjalankan pemerintahan sebagaimana umar  ibn al- khattab melakukannya. Ia kerap menyamar jadi orang biasa demi mendekati dan mengetahui kondisi rakyat secara langsung, blusukan, sebagaimana umar ibn al-khattab.

Buku ini menyuguhkan kisah-kisah teladan dan kepemimpinan dua khalifah paling fenomenal dalam sejarah islamitu. Fregmen dua umar yang menakjubkan, menyentuh, dan terkadang tak terduga. Jika saat ini ada pemimpin yang mencitrakan diri merakyat dan membuat anda kagum, ingatlah umar ibn al-khattab dan umar ibn abdul aziz.Cover buku ini unik dengan latar padang pasir. Cocok dengan isi buku. Yang tak lain tengah menceritakan seorang tokoh yang masyhur hingga sekarang. Dalam buku ini berisi kumpulan cerpen yang sangat padat pesan moral di dalam nya.  Teladan dari kedua umar yang ditampilkan dalam buku ini. Buku lebih condong bagaimana kepemimpinan dan sikap kedua umar dalam menghadapi masalah atau keluhan masyarakat yang terkadang masalah sepele. akan tetapi kedua khalifah tetap menanggapi keluhan tersebut dengan sabar.

Sikap tidak pandang bulu, dan menghukum atau menegak kan keadilan. Walaupun yang melanggar masih keluarga umar. Umar sangat bertindak tegas dan adil.

Ada banyak nasihat yang diutarakan umar

…………Hai amr ibn al-ash! Ingatlah, siapa pun kamu sekarang dan betapa tinggi pangkat dan kekuasaanmu, suatu saat nanti kamu pasti berubah menjadi tulang yang busuk. Karena itu, bertindaklah adil seperti huruf alif yang lurus, adil ke atas, dan adil ke bawah. Sebab, jika kamu tidak bertindak lurus, pedangku yang akan bertindak dan memenggal lehermu!”. ( hal 68)

Orang yang melakukan kebaikan balasannya pasti ada. Dengan begitu, kebaikan takkan pernah sirna dari mayapada. (hal 111)

“Kita menjauh dan pergi dari satu takdir allah menuju takdir allah yang lain. Apakah engkau melihat bila engkau mempunyai unta yang digembalakan pada dua lembah, satu lembah kehijau-hjauan penuh rumput yang subur, sedang lembah yang lain tandus tanpa tanaman. Bila engkau memilih untuk menggembalakan untamu di padang rerumputan yang hijau berdasarkan takdir allah maka bila engkau menggembalakannya di padang  yang lain yang tandus maka itu juga bagian takdir allah. lalu takdir allah yang manakah yang engkau pilih?” (hal 156)

jadi buku mana saja yang sudah kamu baca?? ayo baca!!!!

minat baca

https://www.pinterest.ca/pin/153685406020437845/

“buku adalah jendela dunia”_unknown

ungkapan tesebut bukan sebuah candaan yang sengaja dilontarkan. dan bukan sebuah rahasia umum lagi bahwa buku menyimpan segala macam bentuk ilmu, tinggal kembali pada diri masing-masing memiliki minat dengan genre apa?.

minat adalah sebuah keinginan. yang ketika dalam diri seseorang tak rasa minat, atau enggan, lalu bagaimana seseorang tersebut dalam memiliki minat baca?

dan sekarang adalah era gadget. yang hampir masyarakat menyeluruh mempunyai gadget. karena hal ini, seringkali masyarakat lebih menyukai membaca kicauan medsos, dari pada membaca buku, walaupun dalam bentuk e-book. tercatat fakta bahwa meski minat baca buku rendah, tapi menurut data wearesocial hotsuite 2019. pengguna media sosial mobile (gadget) mencapai 130 juta atau sekitar 48% dari populasi. dan masyarakat indonesia pun bisa menatap layar ponsel atau gadget kurang lebih 9 jam sehari. fantastis bukan?. tercatat lagi bahwa tingkat kecerewetan kita di media sosial berada dalam urutan no 5.

data diatas menunjukan bahwa masyarakat indonesia lebih menyukai menatap lama-lama layar ponsel ataupun gadget yang lain. daripada membaca buku.

banyak pula masyarakat yang mempunyai closed minded, yang membuat beberapa dri mereka enggan membaca buku. seperti membaca hanyalah kegiatan yang sangat membosankan, atau bahkan yang lebihparah lagi ” yang lebih berhak membaca buku hanya bagi kalangan anak2 pintar saja”.

jika minat baca rendah, lalu bagaimana memimpikan mengetahui dunia dan seisinya? jika kuncinnya saja tak punya?

tidak heran jika orang yangmemiliki minat baca yang tingg bukan hanya mengetahui dunia dan seisinya melainkan ia dapat menguasai duania dengan wawasannya.

sebagai contohnya: bill gates sipendiri microsoft bisa membaca 50 buku dalam setahun, yang artinya dalam sehari ia bisa menyelesaikan buku tersebut setidaknya satu atau dua hari. contoh lebih dekat lagi : mohammad hatta (wakil presiden pertama) mengaku rela di penjara asalkan dengan buku. sayangnya tidak semua orang tidak seperti beliau.

dalam alquran yang sering kita baca pun sudah jelas, dalam wahyu pertamanya menyuruh untuk membaca ” bacalah” jelas sekali bukan ? perintah telak dari yang kuasa agar kita selalu berupaya dan mencari tahu.

jadi kapan kamu akan memulai membaca?

age 14

https://id.pinterest.com/pin/271201208795406716/

sedikit cerita, saya mempuyai adik yang cukup banyak. dan kebetulan lagi 3 adik setelah saya laki2. dan dua adik saya hanya berselang hanya satu tahun. saya sering memperhatikan jika adik lelaki saya menginjak usia umur 15 thn,mereka rata2 mempunyai emosi yang sulit yang dikendalikan,bahkan terkadang kemauan mereka pun sulit dimengerti juga.

karena notabene keluarga saya adalah pesantren. abah pun,memasukkan semua anaknya ke dalam ranah pesantren tanpa terkecuali. terakait kedua adik lelaki saya yangt tengah saya bahas.

sebut saja adib, dan yang satu lagi balya, jarak umur keduanya tidak terpaut jauh. dan entah kenapa di umur mereka yang sekarang, emosi keduanya tak terkendali, cenderung semua keinginannya ingin selalu dituruti dan dimengerti oleh semua orang. dan lebih parah nya lagi mereka merasa kalau mereka sudah dewasa. (hadehhhh..)

adib dan balya kedunya di masukkan ke dalam pesantren. beda ponpes, balya mesantren dikediri. dan adib mesantren di cirebon.

entah apa yang ada dibenak mereka. dua-duanya bermasalah. balya kabur pulang ke rumah. ummi sampai dibuat nangis. abah pun sampai jatuh sakit. belum selesa masalah. satunya, adib sakit. akhirnya dibawa pulang. dan sayangnya dia enggan kembali ke ponpes. tingkah keduanya cukup menguras fikiran bukan cuma abah dan ummi. adikku yang satunya yang tengah kuliah di prodi psikologi. membuat dia gemas.

dan setelah saya mencoba mencari tau. karena kejadian ini terulang bukan hanya sekali. melainkan semua adik laki2 saya yang tengah menginjak umur 14. persis.

Dari 14 tahun hingga seterusnya
Inilah tahap ketika anak lelaki tumbuh menjadi remaja. Di periode ini mulai munculnya emosi yang tak terkendali. Anda perlu mengarahkan emosi anak ke arah yang benar.

Ingatkan pada mereka bahwa segala hal yang dilakukan dengan emosi tidak akan berjalan baik. Oleh karena itu, ajarilah mereka untuk bertanggung jawab atas tindakan negatif yang terjadi karena emosi.

Tak hanya itu, pada masa ini Anda harus menjadi teladan bagi mereka. Jadilah orangtua yang memiliki perilaku baik, karena sebaik apapun yang diajarkan apabila perilaku Anda sebaliknya tak akan berpengaruh bagi mereka.

https://parenting.dream.co.id/ibu-dan-anak/catat-ada-tiga-tahapan-perkembangan-psikologis-anak-lelaki-180620r.html