aku terjangkit FOMO?

fomo? apa sih itu fomo?

FOMO (fear of missing out) adalah suatu keadaan seseorang yang takut akan ketinggalan berita berita yang tengah viral, atau kurang update. ini adalah suatu keadaan yang mana sering terjangkit oleh generasi milenial, karna semakin maraknya pengguna media sosial, seperti instagram, facebook, twitter, dan lain lain.

para pengguna media sosial yang terjangkit FOMO biasanya mereka merasa cemas, ketika tidak selalu mengecek notifikasi, dan itupun yang saya rasakan ketika tidak melihat notifikasi. rasa cemas, dan rasa tidak nyaman yang berlebihan.

karna saya yang notabene tinggal diarea asrama. dan dilarang memegang alat elektronik yan bersifat pribadi. karna memang sudah disediakan rental komputer untuk mengerjkan tugas. saya sangat bersyukur karna ini membuat saya tidak ketergantungan dengan medsos yang tengah marak.

awalnya saya memang tau bahwa gagdet sangat berpengaruh bagi psikis para pengguna yang terlalu berlebihan. tapi saya tidak pernah tau jika punya nama atau istilah FOMO. dan saya pun mengalami gejala tersebut.

jadi bagi teman teman yang tidak bisa lepas dari gadget, cobalah untuk mengurangi sedikit demi sedikit, untuk mengurangi ketergantungan tersebut. karna sesuatu yang berlebihan pasti selalu menghasilkan efek yang tidak baik atau negatif.

pertanyaan yang masing mengganjal? apakah blog juga termasuk medsos yang membuat ketagihan?

Iklan

kreativitas tanpa batas

harusnya klarifikasi ini di instagram, gegara upload foto pake tote bag lirboyo, dan cuma iseng, ehhhh……….. malah pada mesen,

cerita dibalik tote bag

kejadian ini sudah setaun yang lalu. awalnya, ada acara dipondok, nah untuk memperingati harlah pondok, pengurus ngadain lomba life skill, lomba ini nuntut anak buat mikir kreatif, di kamarku, kita bingung mau cari bahan yang kek gimana, eh pas kita bersih2, ada kaos lorboyo yang di gigitin tikus disana sini, si vivi yang emang dari bawaan lahir udah kreatif, langsn tercetus ide “gimana kalau dibuat kayak tote bag?” dan kita akhirnya menyetujuinya. dan jadilah tote bag

sekali post, malah banyak yang ngchat, jum itu harganya berapa? beli dimana? (aduh tepuk jidat) dikira endorsment kali…. hahahaha

dan tote bag ini hanya milikku gaesss…. alhamdulillah, ini harusnya usulan buat kang2 yang buat kaos lirboyo.

setor hafalan atau setor nyawa?

sudah sangat maklum, bagi kita kalangan para santri setor hafalan seperti halnya nadzom, alqur’an dll. euforia sebelum setoran adalah satu hal yang sangat biasa santer terdengar, bahwa biasanya kita sudah sangat yakin dengan hafalan kita, ehh seketika hilang, hanya melihat wajah guru kita….

hal seperti itupun saya mengalaminya berkali-kali, padahal saya merasa semua yang saya siapkan sangat matang..

biarkan diera dewasa ini, saya ingin berbagi cerita, mungkin sudah sangat mainstream,…

setelah magrib, kulangkahkan kaki menuju “ndalem beliau”. dengan langkah kaki dan hati yang mantap. sesampainya di ndalem beliau. terdengar suara anak-anak yang lain yang telah tiba duluan, tengah memuraja’ah hafalan mereka. suara mereka yang serentak, dari kejauhan terdengar seperti lebah berdengung. suara lebah berdengung itulah yang selalu membuatk merindukan suasananya.

sebelum membuka alqur’an, aku memulainya dengan tawasul terlebih dahulu. baru kemudian aku memuraja’ahnya (berubah jadi lebah.. haha). hingga tiba di halaman kelima muraja’ahku, seketika suasana hening, senyap. tak ada lagi lebah berdengung. tak ada satu pun suara yang keluar dari rongga mulut. nafaspn seolah tertahan. serentak semua menundukan kepala (salah satu adab kepada guru). tidak ada satu pun dari kami yang berani mengangkat kepala. moment ini selalu berhasil membuat jantung siapapun berdetak lebih cepat.

derap langkah beliau halus, lembut. ketika beliau tiba, kami sudah berbaris rapi, mengular. aku mendapat barisan paling akhir karna aku datang sedikit terlambat. kemudian kumantapkan kembali hafalanku. mulutku komat kamit melafadkan alfatihah, menghadiahi beliau.

hingga tiba giliranku. seketika wajahku pias. butiran keringat dingin mulai keluar dari pelipisku. padahal in hanya setoran biasa, huhhhh setor hafalan rasa-rasa setor nyawa. aku mencoba fokus. aku memulai nya perlahan, hingga hilang nervousku. tiba -tiba di tengah hafalan, aku melafadkan nya seperti orangg berkumur. “aduh gimana ini?” batinku. beliau membetulkan hafalan ku, aku mengikutinya patah-patah. PLASSSSSS… semua hafalanku tiba-tiba menghilang,. rasanya ingin menangis, tegang kembali menyergapku.beliau menegurku kembali, aku mencoba fokus. ketika aku mencoba lagi. Alhamdillah beliau membenarkan, dan hingga akhir hafalanku mengalir, semua sudah kembali dalam memori. aku bernafas lega. setelah hafalanku berakhir beliau mendoakanku “barakallah” yang kuaminkan berkali-kali agar para malaikat yang hadir dalam majelis mengikuti mengamini. AMIN.

lawang sewu, punya cerita

jembatan lawang sewu,

Dulu…….tahun 2017. Pertama kali menginjakkan kaki ke bumi semarang, buat ngadirin wisuda mba ocha. Sekalian liburan keliling semarang, kan mumpung ada yang bayarin. Ekspektasi sih, ke daerah dingin. Eeehhhhhh….. tapi mba ocha malah bawa ke lawang sewu. Yah emang ada apa di lawang sewu?? Pikirku waktu. Sepi. Tapi ternyata ada beberapa tempat lawang sewu yang view nya sangat bagus buat foto-foto. Foto diatas tepat di jembatan.

pintu 1000

Foto diatas yang paling aku suka, diantara yang lain. Mungkin faktor gaya foto yang memang lebih bebas haha. Dan view pintunya yang terlihat seolah dalam foto ada pintu lagi  dan lagi.

Bangunan di lawang sewu mempunyai aura tersendiri. Aura yang seolah mengajakku keliling waktu. Tapi sempat aura mistis terasa.yahhh gimana nggak terasa?.walaupun waktu aku kesana siang bolong tetap aja. Suasana terasa sepi. Hanya ada beberapa segelintir orang.tapi semua itu nggak bakalan terasa karna aku heboh sendiri sama mba ocha.

kaca mozaik

Ya, kaca mozaik. Foto ini diambil oleh  mba ocha. Cantik kan?? Awalnya aku minta di fotoin dengan latar kaca mozaik, tapi kata mba  ocha merusak pemandangan. Haha.

cewek ngumpul, jadinya….

yup, apalagi yang diobrolin para perempuan entah itu dari mana pun asalnya, ketika para wanita sudah berkumpul, nggak bakal kelar kalau ngobrol hanya satu atau dua jam saja, dan tak pernah lengkap kalau dalam obrolan tanpa ngegosip atau dalam bahasaku ngerasani … hohoho….

kalau biasanya aku dan temen2 sering secara tiba2 kita membuka rapat mendadak… elahhh rapat jam’iyah ghibaiyyah, ini bahasa lebih kece mungkin kalau dipondok, hahaha…

hmmm… biasa nya apasih yang kita obrolin?????

jangan tanya, kita bahas tentang apa ajah, semua dilahap, semua dibahas, tanpa pilih-pilih, dari mulai ngobrolin guru paling ganteng dipondok, atau tetangga sebelah yang habib bikn hati deg-deg seeeerrr…

sering juga ngobrolin yang gaje nya nggak ketulungan, kaya kucing tetangga sebelah udah lahiran apa belum…??

ya itulah wanita, dengan segudang obrolannya nggak habis2…

apa yang kalian obrolin kalau bareng temenmu??

air putih

Baru kemarin tiba-tiba saya peduli dengan kesehatan saya, yang kian hari kian menurun, seringkali anemia saya kumat, padahal mamah sering mewanti wanti saya, “jaga kesehatan” apalagi abah, beliau lebih gencar menasehati putrinya yang bandel ini, hahaha

https://id.pinterest.com/pin/403564816595188570/

“yang tau tubuh ya kamu, yang jaga ya kamu,” ah jadi baper pengin pulang, hehe. Tubuh saya dari kecil memang paling kecil diantara 7 saudara saya lain, sampai abah saya bilang kalau saya ini anak mahal .. haha ya gitu gegara sering sakit,

Dan kemarin, lihat teman saya stiap pagi dia pasti pergi ke toko buat beli air putih atau air mineral, saya tanya kenapa? “hehe… iya lagi belajar suka air putih, minimal di kampus saya minumnya air putih, belajar jaga kesehatan juga”

Sek!!, kok saya ngerasa tersindir. Di kepala berputar banyak pertanyaan “lah kamu kemana ajah, katanya mau jaga kesehatan?”. Malah saya dengan nggak tau diri, dan nggak ttau bersyukurnya, malah setiap hari kosisten beli teh poci depan kampus, hampir setiap hari saya nggak pernah minum air putih. Masya allah , padahal menjaga kesehatan kan sama saja dengan bentuk rasa syukur .

Semenjak itu, saya perlahan mulai berhenti membeli teh poci, tpi bukan berarti saya langsung berhenti total,saya membuat peraturan sendiri. 2 hari sekali saya mulai mengurangi konsumsi teh poci dengan segala minuman yang berwarna. Oke, saya memulai nya pelan-pelan.

Nah baru dipondok, saya melarang diri saya sendiri. Melarang keras untuk minum segala macam bentuk es, saya baca artikel, dan ternyata hampir mayoritas remaja sering dehidrasi karna jarang minum air putih. padahal asupan mineral sangat penting bagi konsentrasi belajar apalagi saya.

jadi tunggu apalagi, buru banyakin minum…. hahaha

millenial

kemarin baru ikut seminar tentang “milleial & money”, tetang generasi millenial, siapa? ya kita.. haha

ih si jumi tumben ikut seminar? haha.. lagi tobat.

sebenarnya kemarin saya memang nggak ada niatan sama sekali buat ikuut seminar, tiba-tiba si alya dikelas bilang “ayo, sekelas ikut seminar ya”. hening nggak ada sahuutan dari anak-anak, termasuk saya, hihi

“tenang, seminarnya GRATIS kok!” lanjt si alya yang melihat tampangg anak kelas, seolah malas ikt semnar, eeeh…. denger kata gratisan ajah, muka seketika cerah, haha.. termasuk saya nih, maklum kantong mahasiswi,

waktu masuk dalam seminar, entah kenapa tiba-tiba antusias saya bertambah berkali-kali lipat.. haha jiahh efek apanih? pas om narasumber mulai ngjelasin materi, main semangat pas tau ternyata materi tentang cara mengatur dengan baik dan benar, pas buat saya yang termasuk boros.

om rendra, beliau adalah pembicaranya, dengan pembawaan yang asyik dan seru buat ruangan seringkali riuh, om rendra dengan semangat memberikat tips agar kita (para bocah millenial) yang menurut observasi lebih sering menscroll layar hp, atau medsosan dari pada membaca bku, dan lebih ska menghabiskan uang, daripada menginvestasikannya.

nah menrut om rendra aga kita lebih mawas diri

ada 2 points for your future

  1. know the power
  2. control the power

yang pertama kita harus tau apa sih kelebihan yang ada di dalam diri kita, setelah itu baru dikembangkan. menurut om rendra “tidak perlu perfect dalam semua hal, tapi cukup satu perfect yag bisa menerobos segala hal”

yang kedua kita hanya perlu mengontrol kelebihan itu tadi.

nah kita termasuk kedalam generasi mana sih?

sekarang sudah tau kan apa generasimu??

banyak sekali perbedaan antara generasi millenial yang cenderung menyukai segala hal yang berbau instan, dan sangat hoby menghambur hambur uang, bener nggak?? itu saya bgt.. hehe. karna life style yang menuntut.

awalnya saya juga tidak mempunyai konsep, nah buat kita agar bisa terkontrol pengeluaran dan income,

  1. harus bisa membedakan need dan wants
  2. menabung untuk yang urgent
  3. berinvestasi

harus bisa mana kebutuhan dan mana keinginan, misalnya ngiikutin trend, dengan nongkrong di kafe padahal hanya mensrcoll layar atau sekedar ngikutin trend, eehh.. menghabiskan 25000 buat seecangkir kopi, yahhh… kalau cuma pengen ngopi, beli di warung yang satu sachetnya seharga 3000, wahhhh perbandingannya jauuuh…

menabung untuk yang penting, yang berhubungan dengan kebutuhan.

hmmm.. investasi, bisa lewat deposito, emas (gadai), atau saham

harus berfikir satu taun kedepan sudah menyiapkan apa?

ini ada concept dari om rendra tentang mengatur uang dengan baik.

simple financial concept dengan hutang

  • need : 50%
  • deb :30%
  • want : 10 %
  • sefing : 10 %
  • invest : 0

tanpa hutang

  • need : 50 %
  • want : 20%
  • sefing : 20 %
  • invest : 10%

mulai setelah seminar, saya mulai menerapkan dalam keuangan miinim, dan kebutuhan dan keinginan yang bejibun..

ayo kamu kapan mulai????

mimpi converse…

hmmmmm…. lazimnya para perempuan remaja lebih menyukai hal hal yang lucu2, termasuk saya, tapi entah kenapa, dari smp saya kenal converse nggak pernah ada bosennya, apalagi dulu waktu smp…. cuman bisa ngayal sama mbatin “kapan aku beli converse”..

makanya kemaren pertama kali kuliah, dapet hadiah sepatu putih converse, beuhhhhhhhhhhhhhhh…. bahagianya nggak kepalang, udah berapa taun mimpi pengen make converse, sikaki sampe keseneengan….

dan sekarang pun saya sulit sekali lepas dari converse atuo kets karna ya itu terlalu nyaman, bahkan seringkali saya memakai nya di acara kelulusan ato dalam dunia pesanteren sering disebut dengan khataman, banyak sekali dari teman teman saya mengolok-olok, terheran heran dengan saya karna saya memadukan gamis dengan sepatu kets, ah saya waktu ittu cuek, bahkan lebih tidak peduli dengan omongan orang, because that my style…

yang menjadi prinsip saya adalah nyaman…

jadi apa sepatu favorit kamu?????