Si Hitam

kulitku hitam legam. hampir menyerupai arang. kata orang. teman-temanku tidak ada yang ingin bermain denganku. mereka selalu mengejekku si hitam. tapi aku bukan malika. si kedelai hitam itu. seperti hari ini. “hey hitam!!!!” ejek salah satu temanku. tapi aku tetap menoleh. “kau mau ikut kami bermain?” ajaknya. yang sontak membuatku kaget. aku tersenyum lebar. danLanjutkan membaca “Si Hitam”

Iklan

Moyang Raksasa Timun Mas

Gelak tawa nya terdengar hingga seluruh penjuru rumah mereka yang mungil. Sesekali ia menoleh. Melihat putri kecilnya yang tumbuh oleh cerita Aba nya. Tawanya terdengar renyah. Ketika di luar sana para orangtua mengenalkan gadget. Lain halnya dengan putrinya. Ia tumbuh berkembang lewat cerita yang diceritakan oleh abanya setiap malam. Dengan mata berbinar dan antusias. SepertiLanjutkan membaca “Moyang Raksasa Timun Mas”